Faktor Prediktor Yang Berpengaruh Terhadap Kunjungan Balita Di Posyandu Puskesmas Batua

Faktor Prediktor Yang Berpengaruh Terhadap Kunjungan Balita Di Posyandu Puskesmas Batua

  • Samsualam Samsualam Pogram Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Haeruddin Haeruddin Program Studi Kesehatan Masyrakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Nur Rahma Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Alfina Baharuddin Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: kualitas Pelayanan; Promosi Kesehatan; Persepsi Orang Tua

Abstract

Posyandu merupakan salah satu pelayanan kesehatan untuk memudahkan masyarakat, untuk mengetahui atau memeriksakan kesehatan terutama ibu dan anak balita. Kurangnya pengetahuan orang tua balita mengenai posyandu mengakibatkan balita tidak naik berat badan, mengalami kekurangan gizi dan mengalami penyakit yang berbahaya karena tidak di imunisasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh orang Tua Balita yang berkunjung ke Posyandu wilayah kerja Puskesmas Batua kota Makassar yang bersedia untuk mengisi kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 orang.
Data dianalisis dengan uji regresi sederhana dan regresi logistik. Hasil menujukkan bahwa promosi kesehatan (p=0,026), persepsi orang tua (p=0,019) ada pengaruh terhadap kunjugan balita di posyandu Puskesmas Batua kota Makassar sedangkan kualitas pelayanan (p=0,949) tidak ada pengaruh terhadap kunjugan balita di posyandu
Puskesmas Batua kota Makassar. Nilai regresi logistik menunjukkan variabel persepsi orang tua lebih dominan berpengaruh terhadap kunjugan balita dengan nilai sebesar (p=0,019) dan nilai exp (B) 4,211). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara promosi kesehatan, persepsi orang tua terhadap kunjugan balita di posyandu
Puskesmas Batua Kota Makassar dan tidak ada pengaruh antara kualitas pelayanan terhadap kunjugan balita di posyandu Puskesmas Batua Kota Makassar. Sehingga puskesmas harus lebih meningkatkan kualitas pelayanan di
posyandu agar orang tua balita lebih aktif membawa balitanya ke posyandu.

References

1. Kesehatan K, Indonesia R. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2011.
2. Tjiptono. Monitoring Healt For The SDGs.World Development. Gregorius..Pemasaran Strategik. Yogyakarta: 2012.
3. SDKI Yogyakarta. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017: Daerah Istimewa Yogyakarta. Sdki. 2018;1–86.
4. Departemen Kesehatan RI. Prevalensi Kejadian Gizi Buruk Indonesia. Jakarta. 2013
5. Jedrychowski, Ferera F, et al. Effect Of Exclusive Breastfeeding On The Development Of Children’s Cognitive Function In The Krakow Prospective Birth Cohort Study. Eur J Pediatz;171(1): 151-158. NIH Public Acess. 2012.
6. Hermawan NSA. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Ibu dalam Penimbangan Balita. ARKESMAS (Arsip Kesehat Masyarakat). 2019;4(1):156–61.
7. Aditya T. Analisis Kualitas Pelayanan Posyandu Camar Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. J Gov Civ Soc. 2018;1(2):203.
8. Habo Abbas, H., Wulandari, N., Lestari, A., & Burhanuddin, N. Hubungan Riwayat Pola Menyusui, Usia Penyapihan dan Emotional Bonding terhadap Status Gizi pada Balita. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 2020, 116-122. https://doi.org/https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.249
9. Pitaloka D, Ryandini TP. Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Posyandu Terhadap Frekuensi Kunjungan Ibu Balita Di Posyandu VI Flamboyan Lingkungan Kiring Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding. J Midpro. 2019;11(2):66.
10. Syamsi AA, Aulia A, Syamsi A, Kesehatan Bagi Balita P, Cempaka P, Tengah KB, et al. Pelayanan Kesehatan Bagi Balita Di Posyandu Cempaka 2 Kelurahan Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang. eJournal Adm Negara. 2017;5:5243–52.
11. Yuanta, Yohan, dkk. Hubungan Riwayat Pemberian Asi dan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Anak Balita di Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi. Jurnal Kesmadaska. 48 : 56. 2018 Window of Health : Jurnal Kesehatan, Vol. 4 No. 4 (Oktober, 2021) : 376-384 E-ISSN 2614-5375
12. Kurniasari AD, Nurhayati F. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan , Pekerjaan dan Pendapatan Orang Tua Dengan Status Gizi Pada Siswa SD Hangtuah 6 Surabaya. J Pendidik Olahraga dan Kesehat. 2017;5(2):163–70.
13. Pristiani E, Paridah J. Relation Between Knowledge , Attitude and Employment Status With Frequency of Infant Weighing To the Integrated Services in Health Community Center Work ’ S Area of Pamandati. Kesmas. 2016;1:1–10.
14. Andryana R. Minat Ibu Mengunjungi Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Baru Kecamatan Tampan. Jom FISIP. 2015;2(2):1–15.
15. Ahmad, A., Azis, A., & Fadli, F. Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Kabupten Sidrap tahun 2020. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 195-203. 2021
https://doi.org/https://doi.org/10.33368/woh.v4i03.448
Published
2021-10-25
Section
Articles