Peran Kolaboratif Bidan Dalam Pencegahan Stunting Di Era Adaptasi Baru

  • Risqi Dewi Aisyah Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Suparni Suparni Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Keywords: Bidan; Stunting; Pencegahan

Abstract

Peran kolaboratif menjadi kunci utama keberhasilan intervensi dan pencegahan stunting. Bidan mempunyai kontribusi cukup besar dalam intervensi dan pencegahan stunting. Peran bidan dalam penanggulangan stunting pada masa AKB focus pada intervensi spesifik dengan mengikuti protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisa faktor yang berhubungan dengan peran kolaboratif bidan dalam pencegahan stunting di era adaptasi baru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non experimental, dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan propotional random sampling yakni 95 bidan yang mewakili dari 27 puskesmas di Kabupateb Pekalongan. Pengambilan dat.a menggunakan kuesioner dengan uji hasil menggunakan regresi logistic. Hasil dalam penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara cakupan intervensi, standarisasi bidan delima dan pengetahuan dengan peran kolaboratif bidan dalam pencegahan stunting. Diharapkan bidan untuk dapat meningkatkan kinerja dengan selalu up to date dengan ilmu-ilmu yang baru dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, agar kinerja semakin baik dalam pelayanan kebidanan pada umumnya dan pelayanan pencegahan stunting pada khususnya.

References

1. Mistry SK, Hossain MB, Arora A. Maternal nutrition counselling is associated with reduced stunting prevalence and improved feeding practices in early childhood: A post-program comparison study. Nutr J. 2019;18(1):1–9.
2. Stewart CP, Iannotti L, Dewey KG, Michaelsen KF, Onyango AW. Contextualising complementary feeding in a broader framework for stunting prevention. Matern Child Nutr. 2013;9(S2):27–45.
3. Kementrian Kesehatan RI. Cegah Stunting, itu Penting. Pus Data dan Informasi, Kementeri Kesehat RI [Internet]. 2018;1–49. Available from: https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/Buletin-Stunting-2018.pdf
4. TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN. 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). 1.
5. Riskesdas K. Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). J Phys A Math Theor [Internet]. 2018;44(8):1–200. Available from: http://arxiv.org/abs/1011.1669%0Ahttp://dx.doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201%0Ahttp://stacks.iop.org/1751-8121/44/i=8/a=085201?key=crossref.abc74c979a75846b3de48a5587bf708f
6. Titaley CR, Ariawan I, Hapsari D, Muasyaroh A. Determinants of the Stunting of Children in Indonesia : A Multilevel Analysis of the 2013 Indonesia Basic Health Survey. Nutrients. 2013;11:1160.
7. Mugianti S, Mulyadi A, Anam AK, Najah ZL. Faktor Penyebab Anak Stunting Usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. J Ners dan Kebidanan (Journal Ners Midwifery). 2018;5(3):268–78.
8. Hanieh S, Braat S, Simpson JA, Ha TTT, Tran TD, Tuan T, et al. The Stunting Tool for Early Prevention: Development and external validation of a novel tool to predict risk of stunting in children at 3 years of age. BMJ Glob Heal. 2019;4(6):1–12.
9. Ketut Aryastami N, Tarigan I. Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia Policy Analysis on Stunting Prevention in Indonesia. Bul Penelit Kesehat. 2017;45(4):233–40.
10. Dan B, Profesi O, Stunting KP. Pengentasan Stunting Selama.
11. Candarmaweni AYSR. Tantangan pencegahan stunting pada era adaptasi baru “new normal” melalui pemberdayaan masyarakat di kabupaten pandeglang. J Kebijak Kesehat Indones. 2020;09(03):136–46.
12. Permatasari TAE, Rizqiya F, Kusumaningati W, Suryaalamsah II, Hermiwahyoeni Z. The effect of nutrition and reproductive health education of pregnant women in Indonesia using quasi experimental study. BMC Pregnancy Childbirth. 2021;21(1):1–15.
13. Astuti S. Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Dharmakarya. 2018;7(3):185–8.
14. Gerbino M. Self‐efficacy. Wiley Encycl Personal Individ Differ. 2020;(1994):387–91.
15. Saputri RA. Hulu-hilir penanggulangan stunting di indonesia. J Polit Issues. 2019;1(1):1–9.
16. Handayani RT, Darmayanti AT, Setyorini C, Widiyanto A, Atmojo JT. Intervensi Gizi dalam Penanganan dan Pencegahan Stunting di Asia: Tinjauan Sistematis. J Keperawatan Glob. 2020;5(1):26–30.
17. Symond D, Purnakarya I, Rahmy HA, Kesehatan F, Universitas M. UNTUK ANAK STUNTING DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Denas Symond *) , Idral Purnakarya , Hafifatul Auliya Rahmy , Firdaus dan Erwinda Improvement of Integrated Nutrition Intervention for Stunting Children in West Pasaman District PENDAHULUAN Stunting adalah ko. Bul Ilm Nagari Membangun. 2020;3(1):1–9.
18. Kementerian PPN/ Bappenas. Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Rencana Aksi Nas dalam Rangka Penurunan Stunting Rembuk Stunting [Internet]. 2018;(November):1–51. Available from: https://www.bappenas.go.id
19. Effendi DE, Nugroho AP, Suharmiati S, Handayani L. Analisis Kebutuhan dan Pemanfaatan Buku Serta Pedoman Pelayanan KIA di Puskesmas: Studi Kualitatif. Bul Penelit Sist Kesehat. 2020;23(2):99–107.
20. Indonesia PPIB. PROGRAM BIDAN DELIMA. 2005;1–5.
21. Fadmiyanor I, Hevrialni R, Amalia F. HUBUNGAN PELAYANAN BIDAN DELIMA TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI KOTA PEKANBARU Isye Fadmiyanor 1 , Rully Hevrialni 1 , Fakhriza Amalia 2 1. J Ibu dan Anak. 2019;7(November):88–94.
22. Setiawan J, Kebidanan A, Sukorejo I. Kepuasan Pasien Differences in the Quality of Midwiferyservice. 2016;III(1):18–26.
23. Linda H, Zulfendri Z, Juanita J. Pengaruh Karakteristik Individu dan Faktor Ekstrinsik terhadap Kinerja Bidan. J Samudra Ekon dan Bisnis. 2021;12(2):271–85.
24. Kementerian Kesehatan RI. Panduan Kesehatan Balita Pada Masa Pandemi Covid-19 bagi Tenaga Kesehatan. Kementeri Kesehat. 2020;1–60.
25. Bedwell C, McGowan L, Lavender DT. Factors affecting midwives’ confidence in intrapartum care: A phenomenological study. Midwifery. 2015;31(1):170–6.
26. Bäck L, Hildingsson I, Sjöqvist C, Karlström A. Developing competence and confidence in midwifery-focus groups with Swedish midwives. Women and Birth. 2017;30(1):e32–8.
27. Mcneill J, Lynn F, Alderdice F. Public health interventions in midwifery: A systematic review of systematic reviews. BMC Public Health. 2012;12(1).
28. Aisyah RD, Fitriyani F, Prafitri LD. Layanan Cegah Stunting Sejak Kehamilan. Proceeding … [Internet]. 2021;(2):622–7. Available from: http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1455
Published
2022-08-01
Section
Articles