Studi Prediktor Lama Tinggal Pada Pasien Demam Tifoid Di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin

  • Innal Saitis Program Magister Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Aswad Departemen Farmasi Sains dan Teknologi, Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin
  • Muh. Akbar Bahar Universitas Hasanuddin
Keywords: Antibiotik ; demam tifoid ; lama tinggal ; prediktor

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat memprediksi lama tinggal pasien tifoid di rumah sakit (length of stay/LOS). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari 2021 sampai juni 2021 di RS Universitas Hasanuddin menggunakan rancangan studi cross-sectional, dimana data yang diambil berasal dari data rekam medis pasien tifoid di RS Unhas tahun 2019-2020. Informasi yang dikumpulkan berupa data demografi, data klinis, data non-klinis, serta LOS. Dari 153 orang pasien tifoid yang teridentifikasi, sebanyak 21,57% pasien memilkii LOS lebih dari 7 hari di rumah sakit. Hasil analisis univariat menunjukkan ada beberapa kandidat prediktor LOS pasien tifoid (p < 0,25) yaitu: umur (OR: 0,97, 95% CI: 0,94-0,99), berat badan (OR: 0,96, 95% CI: 0,93-0,98), rute antibiotik (OR: 2,17, 95% CI: 0,89-5,34), jenis antibiotik (OR: 2,84, 95% CI: 1,10-7,32), jenis pemeriksaan laboratorium (OR: 2,41, 95% CI: 1,04-5,59) dan jumlah obat non-antibiotik yang digunakan (OR: 1,24, 95% CI: 0,89-1,74). Namun, hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa hanya jenis antibiotik yang dapat digunakan untuk memprediksi LOS pasien tifoid. Sebagai kesimpulan, variabel yang dapat dijadikan prediktor LOS pasien tifoid adalah regimen terapi antibiotik yang diterima oleh pasien. Pasien yang diberikan kombinasi antibiotik adalah pasien yang memiliki waktu perawatan di RS lebih lama dibandingkan pasien dengan antibiotik tunggal.

References

1. Adiputra IKG, Somia IKA. Karakteristik Klinis Pasien Demam Tifoid RSUP Sanglah Periode Waktu Juli 2013 – Juli 2014. E-Jurnal Med Udayana [Internet]. 2017;6(11):98–102. Available from: http://ojs.unud.ac.id/index.php/eum
2. World Health Organization. Typhoid and other invasive salmonellosis [Internet]. Vaccine-Preventable Diseases Surveillance Standards. Geneva: World Health Organization; 2018. 1–13 p. Available from: https://www.who.int/immunization/monitoring_surveillance/burden/vpd/WHO_SurveillanceVaccinePreventable_21_Typhoid_R2.pdf?ua=1
3. Stanaway JD, Reiner RC, Blacker BF, Goldberg EM, Khalil IA, Troeger CE, et al. The global burden of typhoid and paratyphoid fevers: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. Lancet Infect Dis [Internet]. 2019 Apr;19(4):369–81. Available from: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S1473309918306856
4. Elisabeth Purba I, Wandra T, Nugrahini N, Nawawi S, Kandun N. Program Pengendalian Demam Tifoid di Indonesia: Tantangan dan Peluang. Media Penelit dan Pengemb Kesehat [Internet]. 2016 Sep 5;26(2):99–108. Available from: http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/MPK/article/view/5447
5. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan 2014 [Internet]. Makassar: Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan; 2015. 141 p. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2014/27_Sulawesi_Selatan_2014.pdf
6. Rampengan NH. Antibiotik Terapi Demam Tifoid Tanpa Komplikasi pada Anak. Sari Pediatr [Internet]. 2016 Nov 16;14(5):271. Available from: https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/view/325
7. Tedja VR. Hubungan Antara Faktor Individu, Sosial Demografi, dan Administrasi dengan Lama Hari Rawat Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk Tahun 2011 [Skripsi]. Jakarta: Universitas Indonesia; 2012.
8. Lubis IK, Susilawati S. Analisis Length Of Stay (Los) Berdasarkan Faktor Prediktor Pada Pasien DM Tipe II di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. J Kesehat Vokasional. 2017;2(2):161–6.
9. Huber DL. Leadership and Nursing Care Management. 4th ed. O’Brien N, Geen K, Perdue A, Horn J, Palada J, editors. Missouri: Saunders Elsevier; 2010. 937 p.
10. Wartawan IW. Analisis Lama Hari Rawat Pasien Yang Menjalani Pembedahan di Ruang Rawat Inap Bedah Kelas III RSUP Sanglah Denpasar Tahun 2011 [Tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia; 2012.
11. Kinanta PBS, Santhi DGDD, Subawa AAN. Profil pemberian antibiotik dan perbaikan klinis demam pada pasien anak dengan demam tifoid di RSUP Sanglah Denpasar. J Med Udayana. 2020;9(3):10–4.
12. Hasibuan SI. Karakteristik Penderita Demam Tifoid Rawat Inap Di Rumah Sakit Sri Pamela PTPN 3 Tebing Tinggi Tahun 2004-2008 [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2009.
13. Puspitarini R, Lestari T, Riyoko. Analisis Average Length of Stay (AvLOS) Pasien Rawat Inap pada Kasus Typhoid Fever di Rumah Sakit Umum Daerah Sragen Periode Triwulan IV tahun 2008. J Kesehat [Internet]. 2009;3(1):84–93. Available from: http://ejurnal.mithus.ac.id/index.php/rm/article/view/46
14. Oktavia D, Indriani L, Dewi M. Evaluasi Pemberian Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Azra Kota Bogor. Fitofarmaka J Ilm Farm. 2020;10(1):54–64.
15. Patattan S. Evaluasi Penggunaan Antibiotika pada Pasien Demam Tifoid Rawat Inap Rumah Sakit Stella Maris Makassar pada Tahun 2016 [Skripsi].Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma; 2017.
16. Indonesia KKR. Pedoman Pelayanan Kefarmasian Untuk Terapi Antibiotika Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2011. 81 p.
17. Sukmawati IGAND, Adi Jaya MK, Swastini DA. Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Tifoid Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Bali dengan Metode Gyssens dan ATC/DDD. J Farm Udayana. 2020;9(1):37.
18. Rufaie RJ. Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Rawat Inap di RSU Universitas Muhammadiyah Malang Tahun 2019 [Skripsi]. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim; 2021.
19. Suwandi JF, Sandika J. Sensitivitas Salmonella thypi Penyebab Demam Tifoid terhadap Beberapa Antibiotik. J Major [Internet]. 2017;6(1):41–4. Available from: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1528
20. Zeind CS, Carvalho MG. Applied Therapeutics : The Clinical Use of Drugs. 11th ed. Philadelphia: Lippincott Williams and Wilkins; 2018. 6172 p.
21. Veeraraghavan B, Pragasam AK, Bakthavatchalam YD, Ralph R. Typhoid fever: issues in laboratory detection, treatment options & concerns in management in developing countries. Futur Sci OA [Internet]. 2018 Jul 1;4(6):FSO312. Available from: https://www.future-science.com/doi/10.4155/fsoa-2018-0003
Published
2022-10-28
Section
Articles