Penerapan Jaga Jarak Mahasiswa Indonesia pada Masa New Normal Covid-19

  • Kiki Kristiandi Program Studi Agroindustri Pangan, Jurusan Agribisnis, Politeknik Negeri Sambas
  • Andi Eka Yunianto Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Tasikmalaya
  • Made Darawati Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Mataram
  • Tetty Herta Doloksaribu Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Medan
  • Ike Anggraeni Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Muksin Pasambuna Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Manado
  • Oon Fatonah Akbarini Program Studi Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Pontianak
Keywords: Jaga jarak; mahasiswa; covid-19

Abstract

Adaptasi kebiasaan baru (new normal) merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan
memperbolehkan masyarakatnya untuk dapat melakukan aktivitas pada umumnya dengan menerapkan protokol
kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan jaga jarak mahasiswa Indonesia pada masa new
normal Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dan pengumpulan data melalui
penyebaran kuesioner online. Analisis data menggunakan uji univariat dan selanjutanya dilakukan uji bivariat dan
responden yang didapat dalam penelitian ini sebanyak 5924. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan
karaktersitik responden terdapat total 3982 adalah jurusan kesehatan dengan jenjang sarjana sebanyak 2529 dan
bertempat tinggal di rumah keluarga sebanyak 2715 (p= 0.000). Dan terdapat hubungan nyata pada variabel taksi
online dengan jaga jarak dan ojek online menggunakan helm (p= 0.007). Hal serupa pada variabel taksi online
hand sanitizer (p= 0.000), ojek online non tunai (p= 0.001), taksi online non tunai (p= 0.002). Hal ini pun memiliki
hubungan signifikan pada variabel taksi online menyentuh pegangan, transaksi uang, menyentuh peralatan, tetap
jaga jarak, kerumunan, masker, jabat tangan, tetap menggunakan masker bersentuhan dengan anggota keluarga
dan bersin dengan p= 0.000. Berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa secara keseluruhan tingkat mahasiswa
Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan adapatasi kebiasan baru pada masa Covid-19 dengan tetap
memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku dan sesuai arahan dari pemerintah.

References

1. (WH 2020), (Putsanra 2020), (Davis 2009)., (Buheji & Ahmed 2020)., William E, Hamonangan B.
COVID-19 dan New Normal ( Sudut Pandang Sosiologis ). 2020;(June).
doi:10.13140/RG.2.2.29774.08009
2. Kebede Y, Yitayih Y, Birhanu Z, Mekonen S, Ambelu A. Knowledge, perceptions and preventive
practices towards COVID-19 early in the outbreak among Jimma university medical center visitors,
Southwest Ethiopia. PLoS One. 2020;15(5):1-15. doi:10.1371/journal.pone.0233744
3. Coroiu A, Moran C, Campbell T, Geller AC. Barriers and facilitators of adherence to social
distancing recommendations during COVID- 19 among a large international sample of adults. PLoS
One. 2020;15(10 October):1-20. doi:10.1371/journal.pone.0239795
4. Rosidi A, Nurcahyo E. Penerapan New Normal (Kenormalan Baru) Dalam Penanganan Covid-19
sebagai Pandemi Dalam Hukum Positif. NASPA J. 2020;42(4):1.
5. O’Brien A. Covid 19: Transcending social distance. J Psychiatr Ment Health Nurs.
2020;(April):12648. doi:10.1111/jpm.12648
6. Moussaoui A, Hadi Zerga E. Transmission dynamics of COVID-19 in Algeria: The impact of
physical distancing and face masks. AIMS Public Heal. 2020;7(4):816-827.
doi:10.3934/publichealth.2020063
7. Fitria L, Ifdil I. Kecemasan remaja pada masa pandemi Covid -19. J Educ J Pendidik Indones.
2020;6(1):1. doi:10.29210/120202592
8. Sun C, Zhai Z. Since January 2020 Elsevier has created a COVID-19 resource centre with free
information in English and Mandarin on the novel coronavirus COVID- 19 . The COVID-19
resource centre is hosted on Elsevier Connect , the company ’ s public news and information .
2020;(January).
9. Koh WC, Naing L, Wong J. Estimating the impact of physical distancing measures in containing
COVID-19: An empirical analysis. Int J Infect Dis. 2020;100:42-49. doi:10.1016/j.ijid.2020.08.026
10. UNESCO. A Complex Formula.; 2015.
11. OECD. Country Note – Results from PISA 2015: Indonesia. Oecd. Published online 2016:1-8.
12. Ulfa ZD, Mikdar UZ. Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Perilaku Belajar, Interaksi Sosial dan
Kesehatan bagi Mahasiswa FKIP Universitas Palangka Raya. J Sport Sci Educ. 2020;5(2):124-138.
13. Bausch DG. Precision physical distancing for COVID-19: An important tool in unlocking the
lockdown. Am J Trop Med Hyg. 2020;103(1):22-24. doi:10.4269/ajtmh.20-0359
14. Götzinger F, Santiago-García B, Noguera-Julián A, et al. COVID-19 in children and adolescents
in Europe: a multinational, multicentre cohort study. Lancet Child Adolesc Heal. 2020;4(9):653-
661. doi:10.1016/S2352-4642(20)30177-2
15. Sheng WH. Coronavirus disease 2019 (covid-19). J Intern Med Taiwan. 2020;31(2):61-66.
doi:10.6314/JIMT.202004_31(2).01
16. Yaumi M. the Implementation of Distance Learning in Indonesian Higher Education. Lentera
Pendidik J Ilmu Tarb dan Kegur. 2007;10(2):196-215. doi:10.24252/lp.2007v10n2a6
17. Mishra M, Majumdar P. Social Distancing During COVID-19: Will it Change the Indian Society?
J Health Manag. 2020;22(2):224-235. doi:10.1177/0972063420935547
18. Snape MD, Viner RM. COVID-19 in children and young people. Science (80- ).
2020;370(6514):286-288. doi:10.1126/science.abd6165
Published
2022-04-25
Section
Articles