Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Nyeri Persalinan Pada Fase Aktif Kala 1 Di Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara Tahun 2020

  • Irmawati S Kebidanan , Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Mega Rezky
  • Rosdiana Rosdiana Kebidanan , Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Mega Rezky
  • Andi Baharuddin Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan
Keywords: Nyeri persalinan ; aromaterapi bitter orange

Abstract

Dalam persalinan terjadi kontraksi rahim yang menimbulkan nyeri persalinan sehingga ibu merasa
kurang nyaman, gelisah, takut bahkan stress. Nyeri persalinan dapat ditangani dengan pemberian
aromaterapi bitter orange karena mempunyai efek relaksasi, meskipun nyeri merupakan proses
fisiologi, bila tidak segera diatasi akan berdampak negatif pada ibu dan bayinya. Karena nyeri
menyebabkan aliran darah dan oksigen ke plasenta terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh aromaterapi bitter orange terhadap nyeri persalinan kala 1 fase aktif di
Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan Pre
Eksperimental Design dengan bentuk rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam
penelitian ini sebanyak 146 ibu bersalin dan sampel sebanyak 30 ibu bersalin sedangkan penentuan
sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi. Hasil
penelitian ini didapatkan dengan Uji Wilcoxon dengan nilai ρ = 0,000 < α = 0.05 sehingga dapat di
simpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi bitter orange terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif.
Saran dari peneliti untuk petugas kesehatan terutama bidan dalam melayani proses persalinan
diharapkan mampu menerapkan terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase
aktif dengan menggunakan aromaterapi bitter orange untuk memenuhi ibu akan rasa rileks

References

1. Laucu, M. Pengaruh Pijat Abdominal Lifting Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Di
Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Makassar: Universitas Megaresky Makassar.2019.
2. Karlina SD, Reksohusodo S, Widayati A. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender secara
Inhalasi terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Fisiologis pada Primipara Inpartu Kala
Satu Fase Aktif di BPM “Fetty Fathiyah” Kota Mataram. Majalah Kesehatan FKUB. 2016 Apr
26;2(2):108-19.
3. WHO (World Health Organization).World Health Statistik.2014
4. Mardhiah, A., & Marlina, M. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Mengkonsumsi
Tablet Fe Pada Ibu Hamil. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 266-276. 2019.
https://doi.org/https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.182
5. Hadriani, H., & Hadati, R. Efektivitas Pijat Oksitosin Dan Breast Care Pada Ibu Bersalin
Terhadap Pengeluaran ASI Di Puskesmas Kamonji. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 218-
230. 2019. https://doi.org/https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.117
6. Astuti W, Rahayu HS, Wijayanti K. Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Nyeri Dan
Kecemasan Fase Aktif Kala 1. Inprosiding Seminar Nasional & Internasional 2015.
7. Astutik LD. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Jeruk (Bitter Orange) Terhadap Intensitas Nyeri
Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif Di Puskesmas Wajak Kabupaten Malang” (Doctoral
dissertation, Poltekkes RS dr. Soepraoen).2019
8. Santoso, U. Kiat Menyusun Proposal Penelitian. Jakarta: Graha Ilmu.2015
9. Hastono. Metodologi Penelitian. Jakarta: EGC.2013
10. Juniartati E, Widyawati MN. Literature Review: Penerapan Counter Pressure Untuk Mengurangi
Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Kebidanan. 2018 Oct 30;8(2):112-9.
11. Judha M, Fauziah A. Teori pengukuran nyeri & nyeri persalinan.2012
12. Eka Saputri D. Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange (Citrus Aurantium) terhadap Penurunan
Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di Bidan Praktik Wilayah Kerja Puskesmas
Yosomulyo(Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang)
Published
2022-04-25
Section
Articles