Kemajuan Teknologi Dalam Masyarakat, Promosi Susu Formula, Gaya Hidup, Dan Dukungan Tenaga Kesehatan Mempengaruhi Pemberian Susu Formula Pada Bayi Usia 0-6 Bulan

  • Ratna Dewi Siregar Institut Kesehatan Helvetia
  • Asriwati Asriwati Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia
  • Jitasari Tarigan Sibero Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia

Abstract

Giving formula milk too early can increase the incidence of non-infectious diseases, such as allergies, obesity, and malnutrition. The increase in formula feeding is due to technological advances in society, promotion of formula milk, lifestyle, and support from health workers. The purpose of this study was to identify the factors that influence mothers in giving formula milk to infants aged 0-6 months at Sadabuan Public Health Center, Padangsidimpuan City in 2019. This study used a quantitative type with a cross sectional study approach. The population of all mothers who have babies aged 0-6 months who visited the Sadabuan Community Health Center, Padangsidimpuan City were 196 people. The number of samples was 67 respondents with accidental sampling technique. Data analysis was performed using univariate, bivariate (Chi Square test), and multivariate (logistic regression test). The results showed that the variable of technological progress in society, the majority supported 48 respondents (71.6%), the value of Sig. 0.016, the promotion of formula milk, the majority of which supported 56 respondents (83.6%), the value of Sig. 0.002, and the majority of health workers support 55 respondents (82.1%) with a Sig value of 0.013. The conclusion of this study is that the most dominant variable affecting mothers in giving formula milk to infants aged 0-6 months is the promotion of formula milk. The local government together with stakeholders in the City of Padangsidimpuan are expected to have policies to achieve several targets such as implementing policies on exclusive breastfeeding and preventing the circulation of formula milk among health workers and the community.

References

1. Isnaini, N. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Susu Formula pada Bayi Umur 0-6 Bulan di BPS Agnes Way Kandis Bandar Lampung Tahun 2013. J. Kebidanan Malahayati 1, 2015;25(1):40-47.
2. Fau, S. Y., Nasution, Z. & Hadi, A. J. Faktor Predisposisi Ibu Usia Remaja Terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Kecamatan Luahagundre Maniamolo Kabupaten Nias Selatan. MPPKI (Media Publ. Promosi Kesehat. Indones. Indones. J. Heal. Promot. 2019;2(2): 165–173.
3. Manggabarani, S., Hadi, A. J., Said, I. & Bunga, S. Relationship Knowledge, Nutrition Status, Dietery, Food Taboo With Breast Milk Production of Breastfeeding Mother. J. Dunia Gizi. 2018;1(1):1–9.
4. Kusumayanti, N. & Nindya, T. S. Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Daerah Perdesaan. Media Gizi Indonesia. 2017;12(2):98–106.
5. Yulianti Y, Abdullah T, Yusriani Y. Case To Action Relates To Providing Exclusive ASI in the Kassi-Kassi Health Center Work Area. Window of Health : Jurnal Kesehatan [Internet]. 25Jan.2019 [cited 25Oct.2020];:44-3. Available from: http://jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/woh2106.
6. Rhapsodia NA, Andari S, Sumarmi S. Hubungan Keaktifan Kader dan Partisipasi Ibu pada Kegiatan Posyandu dengan Cakupan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Waru Sidoarjo. Amerta Nutrition. 2019;3(2):94-9.
7. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, K. K. Cakupan Persentase Pemberian ASI Eksklusif. (2017).
8. Oktalina, O., Muniroh, L. & Adiningsih, S. Hubungan dukungan suami dan dukungan keluarga dengan pemberian asi eksklusif pada ibu anggota kelompok pendukung asi (KP-ASI). Media Gizi Indonesia. 2015;10(2):64–70.
9. Notoatmodjo, S. Metodologi Penelitian Kesehatan. (Rineka Cipta, 2012).
10. Hadriani H, Hadati R. Efektivitas Pijat Oksitosin Dan Breast Care Pada Ibu Bersalin Terhadap Pengeluaran ASI Di Puskesmas Kamonji. Window of Health : Jurnal Kesehatan [Internet]. 22Aug.2019 [cited 25Oct.2020];:218-30. Available from: http://jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/117.
11. Prihanti GS, Fujaya MY, Djauhari T, Hermayanti D. Peningkatan Ketrampilan Kader Posyandu Dalam Konseling Laktasi Sebagai Upaya Menggalakkan Asi Eksklusif. Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan. 2015;1(2):21-29.
12. Hanafi I, Badiran M, Muhammad I. Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Menyusui Pasca Operasi Caesar Di Rsud Gayo Lues Tahun 2019. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion. 2020;3(2):123-128.
13. Rumuy M. Pengaruh Riwayat Pemberian Asi, Mp-Asi dan Status Gizi terhadap Perkembangan Balita. Jurnal Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. 2014. 2016;4(2):35-42.
14. Al-Rahmad, A. H. Peningkatan Pengetahuan Calon Pengantin Melalui Konseling ASI Eksklusif di Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. J. Nutr. 2017;19(1): 36–42.
15. Mandey, S. L. Pengaruh Faktor Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Manaj. Pemasar. 2019;6(1): 92–100.
16. Nurjanah PA. Pengaruh Harga, Merek, Dan Negara Asal Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Susu Formula Balita Di Purworejo. Segmen Jurnal Manajemen dan Bisnis. 2015;11(1):1-21.
17. Anwar, M. et al. The Effect of Health Social Determinant on the Life Quality of Pregnant Mother. Indian J. Public Heal. Res. Dev. 2019;10(1):1604–1608.
18. Era Nurasia Windari, Amalia Kusuma Dewi, S. Pengaruh Dukungan Tenaga Kesehatan Terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sisir Kelurahan Sisir Kota Batu. J. Issues Midwifery. 2017;1(2):19–24.
19. Rombot G, Kandou GD, Ratag GA. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja puskesmas Molompar Tombatu Timur Minahasa Tenggara. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik. 2013;1(4):23-33.
Published
2020-10-25
How to Cite
Siregar, R., Asriwati, A., & Sibero, J. (2020). Kemajuan Teknologi Dalam Masyarakat, Promosi Susu Formula, Gaya Hidup, Dan Dukungan Tenaga Kesehatan Mempengaruhi Pemberian Susu Formula Pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 317-325. https://doi.org/https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.369
Section
Articles